Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada awal Februari 2026. Ajang otomotif berskala internasional ini kembali menjadi etalase utama bagi industri kendaraan untuk menampilkan inovasi, teknologi, serta arah mobilitas masa depan.
Pameran yang diikuti puluhan merek roda empat dan roda dua ini menghadirkan beragam lini kendaraan, mulai dari mesin konvensional hingga mobil listrik yang kini semakin dominan. Penyelenggara menargetkan ratusan ribu pengunjung hadir, didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap teknologi transportasi baru serta membaiknya kondisi pasar otomotif nasional.
Fokus pada Elektrifikasi
Isu elektrifikasi menjadi salah satu sorotan terbesar dalam IIMS 2026. Sejumlah produsen memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan model hybrid maupun kendaraan listrik penuh (EV) dengan teknologi yang semakin efisien.
Beberapa highlight utama antara lain:
- Peluncuran model baru dengan jarak tempuh lebih panjang dan sistem pengisian daya yang lebih cepat
- Pengembangan teknologi ramah lingkungan untuk menekan emisi karbon
- Upaya mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional
Pameran ini sekaligus sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong transisi menuju kendaraan rendah emisi di Indonesia.
Edukasi Teknologi Otomotif
Tidak hanya menjadi ajang display kendaraan, IIMS 2026 juga berfungsi sebagai ruang edukasi bagi publik. Pengunjung dapat melihat langsung berbagai teknologi terkini, seperti:
- Sistem keselamatan aktif berbasis sensor dan radar
- Fitur konektivitas kendaraan dengan perangkat digital
- Inovasi komponen aftermarket, termasuk baterai generasi terbaru
Rangkaian program interaktif dan demonstrasi teknologi memberi kesempatan bagi pengunjung untuk memahami perkembangan industri otomotif secara lebih mendalam.
Penguatan Posisi Indonesia
Kehadiran berbagai merek global di pameran ini diharapkan mampu mendorong transaksi bisnis serta membuka peluang kolaborasi internasional. IIMS 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai pasar otomotif utama sekaligus pusat pertumbuhan industri kendaraan di Asia Tenggara.
Ajang ini tidak hanya memamerkan tren, tetapi juga mencerminkan arah transformasi industri otomotif menuju mobilitas yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.








