JAKARTA – Pelantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana Negara, Rabu (1/10/2026), disambut gembira keluarga besar Dr. Andi Abbas, SH, MH, M.Si di Bone, Sulawesi Selatan. Kedua keluarga besar memiliki hubungan pribadi yang terjalin sudah sangat lama.
Kedekatan Andi Abbas dengan Dudung Abdurachman membuat momentum pelantikan tersebut terasa begitu berharga. Aura kebahagiaan yang sama dirasakan seluruh keluarga besar di Bone.
“Kami memiliki hubungan pribadi yang sudah terjalin sangat lama. Kami sudah seperti keluarga. Itu sebabnya kami sangat bangga atas kepercayaan dari Presiden Prabowo dan seluruh rakyat Indonesia ini. Kami mengirim doa dari Bone sembari berharap Bapak Jenderal Dudung Abdurachman menjaga amanah yang mulia ini dengan baik,” ungkap Andi Abbas saat dihubungi, Jumat (2/10/2026).
Kedekatan keluarga Andi Abbas dengan Jenderal Dudung terjalin sangat erat dan personal.
Silaturahmi keduanya terjalin hangat saat bertemu di kediaman Dudung di kawasan Cibubur, Bogor. Bahkan, Jenderal Dudung bersama istri menyempatkan diri menghadiri langsung acara pernikahan putra Andi Abbas, Jaksa Andi Nizar Alfaidzin Abbas, SH, di Makassar pada 28 Juni 2026 lalu.
Dudung dan keluarga menginap selama dua malam untuk membaur bersama keluarga besar di Bone. “Beliau sosok yang sangat rendah hati. Dekat dengan semua kalangan termasuk para tokoh agama. Tidak pernah mentang-mentang punya kuasa,” tutur Andi Abbas.
Dr. Andi Abbas yang merupakan pensiunan Pejabat Syahbandar Kementerian Perhubungan, mengaku bangga atas amanah baru yang diemban Jenderal Dudung yang resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto. “Bagi kami, Pak Dudung bukan sekadar pejabat negara, tapi sudah menjadi bagian dari keluarga kami sendiri,” ujarnya.
Atas pelantikan tersebut, Andi Abbas bersama keluarga besar di Bone mengirimkan doa khusus. “Dari tanah Bone kami mengucapkan selamat. Semoga amanah baru ini membawa keberkahan, dan Tuhan selalu menjaga setiap langkah pengabdian beliau untuk bangsa dan negara,” tutupnya.













